Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pilu Selama Ini Berusaha Tegar, Air Mata Ridwan Kamil Akhirnya Pecah di Pelukan Ibunya Saat Tiba di Rumah

 Pilu Selama Ini Berusaha Tegar, Air Mata Ridwan Kamil Akhirnya Pecah di Pelukan Ibunya Saat Tiba di Rumah


TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ridwan Kamil menangis terisak di pelukan Ibunya saat tiba di rumah.

Seperti yang diketahui, Ridwan Kamil selama ini berusaha tegar atas hilangnya sang putra, Emmeril Kahn di Sungai Aare, 26 Mei 2022.

Bahkan Ridwan Kamil masih berusaha tersenyum ke media atau warga yang mengajak foto.

Setibanya di Indonesia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istrinya Atalia Praratya langsung pulang ke Bandung.

Ridwan Kamil dan Atalia lalu menemui ibunda mereka yang sudah sepuh.

Sekedar informasi setelah berjuang selama tujuh hari mencari keberadaan Emmeril Kahn Mumtadz di Sungai Aare, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya akhirnya memutuskan untuk pulang.

Dalam sebuah video viral, pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini terlihat melepaskan kacamatanya.


Ridwan Kamil memeluk sang Ibu, Tjutju Sukaesih
Ridwan Kamil memeluk sang Ibu, Tjutju Sukaesih (Instagram via Tribun Jakarta)

Ia lalu langsung memeluk erat  sang ibuTjutju Sukaesih.

Ridwan Kamil tampak menangis terisak dan terbenam dalam pelukan

Layaknya seorang ibu yang tak tega melihat anaknya bersedih, ibunda Ridwan Kamil pun menenangkan sang putra meski sama-sama tak kuasa menahan tangis.

Begitu pun Atalia Praratya, tangisnya tumpah di depan sang ibu usai sebelumnya menguatkan diri ketika mencari keberadaan putranya.

"Tiada yang dapat menggantikan kekuatan cinta kasih orang tua kepada anaknya. Hangatnya pelukan dan senyuman mereka begitu menenangkan," tulis akun Instagram @jabarquickresponse.

Pertemuan tersebut lantas dilanjutkan oleh keduanya dengan bercerita langsung kepada ibunda Ridwan Kamil dan keluarga.

Ridwan Kamil dan Atalia terlihat duduk di bawah, dekat kaki ibu mereka.

Lalu, Ridwan Kamil, Atalia Praratya dan putri mereka, Zara terus dikuatkan oleh pihak keluarga setelah memutuskan untuk melepaskan kepergian Eril.

Tangis Ridwan Kamil pecah di pelukan Ibunya
Tangis Ridwan Kamil pecah di pelukan Ibunya (Instagram via Tribun Jakarta dan Instagram Ridwan Kamil)

Diketahui sebelumnya, Ridwan Kamil dan keluarga telah tiba di Indonesia usai melakukan perjalanan dari Swiss pada pukul 15.30 WIB, Jumat 3 Juni 2022.

Sambil diiringi oleh mobil pengawal dari petugas kepolisian, keluarga Kang Emil sampai di rumah dinas Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung Jawa Barat pada pukul 18.35 WIB di hari yang sama.

Tergurat kesedihan mendalam dari wajah keluarga Ridwan Kamil usai sebelumnya harus melepaskan kepergian Emmeril Kahn Mumtadz, yang hilang di sungai Aaree.

Kendati demikian, Kang Emil dan istri mengaku sudah ikhlas melepaskan Eril dan mendoakan yang terbaik bagi putra mereka.

Pihak keluarga bahkan akan menggelar acara doa bersama untuk mendoakan mendiang Eril pada Sabtu, 4 Juni 2022.

Nabila Ishma Kekasih Emmeril Kahn Sudah Ikhlas Melepas Eril

7 hari Emmeril tak kunjung ditemukan, Nabila sang kekasih pilu
Nabila sang kekasih pilu (Instagram @nabilaishma)

Nabila Ishma menuliskan kata perpisahan untuk Emmeril Kahn, kini sudah ikhlas melepas sang kekasih.

Seperti yang diketahui, Emmeril Kahn dinyatakan meninggal dunia setelah hilang di Sungai Aare sejak 26 Mei 2022.

Nabila Ishma harus merelakan kepergian Emmeril Kahn untuk selama-lamanya.

Kekasih putra sulung Ridwan Kamil, mengunggah pesan mengharukan saat mengikhlaskan pria berusia 22 tahun itu.

Nabila Ishma Nurhabibah itu mengungkapkan bagaimana sifat baik kekasihnya terhadap semua orang.

Kata Nabila, dulu ia sempat sering protes dengan sifat baik Eril terhadap semua orang.

Namun, ketika kekasihnya itu dinyatakan meninggal dunia di Sungai Aare, Nabila sadar bahwa sifat baik yang diberikan Eril kepada semua orang berbalik saat ia meninggal dunia.

Saat Eril dinyatakan hilang, jutaan doa masyarakat mengalir kepada Eril hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Tapi sekarang justru aku jadi belajar bahwa kebaikan kamulah yang menjadi jutaan doa yang setiap hari dilantunkan oleh orang-orang untuk kamu," tulis Nabila di akun instagramnya.

Kata Nabila, kepergian Eril menjadi luka yang sangat dalam untuknya.

Meski begitu, luka itu juga menjadi luka yang manis. Sebab, jutaan kasih sayang mengalir kepada Eril.

"Tapi dibalik itu juga jadi luka yang manis karena aku juga menyaksikan banyak sekali kasih sayang yang mengalir," kata wanita berkerudung itu.

Nabila juga mengungkapkan rasa ikhlasnya terhadap kepergian kekasihnya itu.

Ia berjanji akan melepas Eril dan mencari kebahagiaannya sendiri.

Nabila berjanji akan selalu menyediakan ruang di hatinya untuk pemuda Bandung tersebut.

"A eril, selama ini kita selalu berusaha mencari kebahagiaan kita bersama. Tapi sekarang, kalau memang kamu sudah menemukan kebahagiaan kamu, aku ikhlas dan aku akan tetap melanjutkan mencari kebahagiaan aku disini.

Aku sayang kamu ril. Tapi sekarang juga aku belajar untuk menyayangi kamu karena Allah. Jadi aku ikhlas apapun rencana Allah untuk mu dan untuk aku.

I love you ril, you wil always have a place in my heart. You’re gonna live forever in me  " tulis Nadia.

(Tribun Jakarta/Rr Dewi Kartika H)(Wartakota/Desy Selviany)