Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terima Mahar 2 Truk Saat Menikah, Gadis 18 Tahun Gigit Jari, Pernikahannya Dengan Kakek 71 Tahun Hanya Bertahan 22 Hari

 

Pasalnya, sang pengantin wanita kala itu masih berusia 18 tahun saat dinikahi sang suami yang berusia 71 tahun.

Tak hanya karena perbedaan usia, pernikahan keduanya kala itu juga menjadi pembicaraan karena mahar yang diberikan pihak suami.

Ya, itu adalah pernikahan Abah Sarna dan Noni Novita.

Keduanya menikah di kediaman pengantin wanita di Kampung Cicondong, Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang pada 9 Oktober 2020 itu membuat publik geger.

Foto-foto pernikahan pasangan beda usia ini pun beredar di media sosial dan menjadi viral.

Meski dinikahi pria yang lebih tua 58 tahun darinya, Noni kala itu terlihat bahagia.

"Alhamdulillah nggak ada gangguan apapun. Teman-teman saya juga sempat terkejut," ujar Noni kala itu, seperti dikutip via Grid.ID, Rabu (3/11/2021).

Saat itu, Noni juga menceritakan momen saat Abah Sarna melamarnya.

Begitu Noni berucap sudi dinikahi, Abah Sarna langsung menyiapkan seserahan mewah dan maskawin.

"Abah bawakan emas 11 gram, uang Rp 10 juta dan motor, juga barang lainnya," ujar Abah Sarna kala itu.

Mahar yang diberikan kakek 71 tahun kepada istrinya yang berusia 18 tahun.

Sayang, pernikahan Abah Sarna dan Noni tak berjalan seperti yang diharapkan.

Baru 22 hari mengarungi bahtera rumah tangga, Noni harus menelan pil pahit.

Sebab, Abah Sarna tiba-tiba menjatuhkan talak kepadanya.

Talak tersebut dijatuhkan Abah Sarna pada Noni lewat secarik surat bermaterai yang tertanggal Jumat (30/10/2020).

Tindakan Abah Sarna saat itu membuat kakak iparnya alias kaka kandung Noni, Iyan, geram.

Iyan dibuat keheranan oleh perlakuan Abah Sarna terhadap Noni.

"Kami kaget nggak ada hujan nggak ada angin, tiba-tiba datang dari pihak KUA membawakan surat pernyataan talak," kata Iyan, Minggu (1/11/2020).

Ia menuding Abah Sarna telah menginjak-injak harga diri keluarganya.

"Yang dilakukan pihak Abah Sarna sangatlah merendahkan keluarga kami," tandas Iyan.

"Kami kaget nggak ada hujan nggak ada angin, tiba-tiba datang dari pihak KUA membawakan surat pernyataan talak," kata Iyan, Minggu (1/11/2020).


Ia menuding Abah Sarna telah menginjak-injak harga diri keluarganya.


"Yang dilakukan pihak Abah Sarna sangatlah merendahkan keluarga kami," tandas Iyan.


Iyan pun dibuat semakin naik pitam dengan tindakan Abah Sarna usai menjatuhkan talak tersebut.


Bagaimana tidak? Abah Sarna berniat mempertahankan Noni setelah menjatuhkan talak.


"Saya bingung ketika sudah ada surat talak itu. Si Abah Sarna masih saja kumpul-kumpul dan mengaku tidak ingin pisah dari Noni," katanya.


Usai menjatuhkan talak satu, Abah Sarna dan Noni diketahui sudah tak tinggal serumah lagi.


"Iya baru talak 1. Tapi, mereka sudah nggak bareng serumah setelah surat talak itu," tandas Iyan.